Jun 2, 2026

Bangunindo Tegaskan Komitmen Membangun Fondasi AI yang Lebih Terarah dan Terukur Lewat Gartner Data & Analytics Summit London 202

Keikutsertaan Bangunindo dalam kegiatan bersama Gartner UK memperkuat komitmen perusahaan dalam membangun AI yang lebih terarah, terukur, dan berkelanjutan melalui fondasi data yang kuat, tata kelola investasi berbasis FinOps, serta penguatan semantic layer, trust layer, dan cybersecurity sebagai infrastruktur kritis transformasi digital.

Bangunindo Tegaskan Komitmen Membangun Fondasi AI yang Lebih Terarah dan Terukur Lewat Gartner Data & Analytics Summit London 202

London, Maret 2026 - Keikutsertaan Bangunindo dalam Gartner Data & Analytics Summit London 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat arah perusahaan dalam membangun solusi berbasis Artificial Intelligence yang lebih terarah, terukur, dan berkelanjutan. Di tengah semakin besarnya minat organisasi terhadap AI, Bangunindo melihat bahwa inovasi tidak cukup hanya didorong oleh ide dan tren teknologi, tetapi juga harus dibangun melalui fondasi data, tata kelola, serta perhitungan investasi yang matang.

Dalam konteks pengembangan AI, tantangan yang dihadapi perusahaan saat ini bukan lagi sekadar bagaimana menghasilkan banyak ide inovasi, tetapi bagaimana memastikan setiap ide tersebut memiliki nilai bisnis yang jelas. Banyaknya inisiatif AI yang muncul tanpa mekanisme evaluasi dan tracking yang kuat dapat berisiko membuat investasi berjalan tidak terarah. Karena itu, Bangunindo menilai pentingnya penerapan pendekatan FinOps secara enterprise-wide untuk membantu perusahaan memvalidasi, memprioritaskan, dan mendanai setiap inisiatif AI berdasarkan dampak terhadap revenue, efisiensi biaya, serta mitigasi risiko.

Bagas Setyo Wicaksono, VP Product Ecosystem Bangunindo
Sumber: Dokumentasi Perusahaan

Bagas Setyo Wicaksono, VP Product & Ecosystem Bangunindo, menilai bahwa banyaknya ide inovasi AI perlu dikelola melalui framework FinOps yang disiplin agar setiap investasi dapat diprioritaskan berdasarkan dampak revenue, efisiensi biaya, dan mitigasi risiko, sehingga pengembangan AI tidak sekadar mengikuti tren, tetapi benar-benar terukur dan memberi nilai bisnis.

Selain tata kelola investasi, Bangunindo juga menekankan pentingnya fondasi teknis yang kuat dalam pengembangan AI. AI sangat bergantung pada kualitas, konteks, dan keamanan data yang digunakan. Tanpa fondasi data yang tepat, AI berisiko menghasilkan output yang keliru dan berdampak pada proses pengambilan keputusan bisnis. Oleh karena itu, data engineering, semantic layer, trust layer, dan cybersecurity tidak lagi dapat dipandang sebagai pelengkap, melainkan sebagai infrastruktur kritis yang wajib dibangun dalam setiap perjalanan transformasi AI.

Irwan Oyong, Head of IT Engineering
Sumber: Dokumentasi Perusahaan

Irwan Oyong, Head of IT Engineering Bangunindo, menilai bahwa pengembangan AI harus dimulai dari fondasi yang kuat melalui data engineering, semantic layer, trust layer, dan cybersecurity sebagai infrastruktur kritis yang wajib dibangun, karena tanpa kualitas, konteks, dan keamanan data yang tepat, AI berisiko menghasilkan output yang keliru dan berdampak serius bagi pengambilan keputusan bisnis.

Melalui pembelajaran dan insight dari Gartner Data & Analytics Summit London 2026, Bangunindo semakin menegaskan komitmennya untuk membangun kapabilitas AI yang tidak hanya relevan secara teknologi, tetapi juga siap menjawab kebutuhan bisnis secara nyata. Dengan menggabungkan tata kelola investasi berbasis FinOps, penguatan infrastruktur data, serta pendekatan keamanan yang komprehensif, Bangunindo berupaya menghadirkan solusi AI yang lebih bertanggung jawab, efisien, dan berdampak.

Bangunindo akan terus memperkuat perannya sebagai mitra teknologi yang membantu organisasi membangun transformasi digital secara lebih matang. Bagi Bangunindo, AI bukan sekadar inovasi yang perlu diadopsi, tetapi sebuah kapabilitas strategis yang harus dibangun di atas fondasi yang benar agar mampu memberikan nilai jangka panjang bagi pelanggan, bisnis, dan ekosistem digital yang lebih luas.